Saya selalu datang pagi ke kantor. Bukan, bukan karena saya karyawan teladan atau karena rajin banget ngantor. Alasannya sederhana: 1. Rumah saya jauh (Karawaci ke Thamrin, mind you). 2. Saya nggak suka telat. 3. Saya nggak suka keringetan sampai ke kantor.

I said my reason is simple but here I am hahaha.

Yes, people. Sejak masa internship di majalah fashion dulu (kantornya di Antasari dan saya ngekos di Depok lol), atau ketika bekerja sebagai HR di perusahaan asuransi (yang lokasi kantornya di Sudirman), saya selalu tiba di kantor pukul 6:30 atau paling telat jam 7:00. Dan kebiasaan ini masih terbawa sampai sekarang. Padahal kantor saya mulai efektif beroperasi sekitar pukul 9:30. Kadang pukul 10:00. Tapi, sekitar jam 7 pagi saya sudah tiba di kantor.

Kadang rasanya aneh sih, karena saya selalu lebih pagi dibanding team support yang bantu bersih-bersih ruang kantor. Orang kantor baru mulai berdatangan sekitar pukul 8 or 9, meanwhile jam 7 saya udah santai-santai di kantor. Beberapa kali, saya pernah mencoba untuk datang lebih siang, tapi rasanya tidak menyenangkan. Sebab saya sampai di kantor dengan perasaan lelah karena jalanan yang macet, gerah karena matahari sudah naik, dan merasa nggak siap untuk bekerja karena banyaknya waktu yang terbuang di jalan.

So, when I thought about it, probably the reason why I love getting to the office early, is because I feel so much in control.

Datang pagi ke kantor membuat saya bisa melakukan banyak hal, apa pun yang saya suka, sebelum bekerja.

Datang pagi ke kantor membuat saya memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri, menyiapkan mental, menyiapkan to do list harian mengenai apa saja yang harus saya kerjakan.

Datang pagi ke kantor membuat saya lebih leluasa dalam mengatur waktu. Instead of trying to keep up, I am setting the pace.

Dan datang pagi ke kantor membuat saya lebih bebas dalam memilih menu sarapan (HAHAHAHA).

But seriously though. Mengingat jam 7 pagi saya sudah tiba di kantor, saya suka keliling ke gedung-gedung lain di sekitar kantor untuk mencari sarapan. The perks? Udara masih sejuk, jalanan masih sepi, dan beli sarapan pun tyda perlu antre. Pernah juga saya jalan kaki ke arah gedung Bank Indonesia demi membeli mie ayam yang -katanya- enak (DAN BENERAN ENAK SIH GAES MON MAAP). Setelah beli sarapan, biasanya saya suka jalan kaki ke arah Sabang atau Sarinah, lalu beli es kopi hehe. Milenial banget gak tuh.

Sampai di kantor, apakah saya langsung bekerja?

Well, it depends! Kalau ada pekerjaan yang urgent dan butuh konsentrasi tinggi, saya akan mengerjakannya di pagi hari sebelum orang datang. Tapi, biasanya rutinitas saya setelah tiba di kantor: nonton The Office sambil sarapan, lalu minum kopi sambil buat to do list. Setelahnya, baru deh cek email dan mulai bekerja. Kadang saya meluangkan sedikit waktu untuk buat playlist khusus (lol), jadi bisa kerja sambil nyanyi semangat yay.

On serious note, datang pagi ke kantor membuat saya lebih produktif dalam bekerja. Saya lebih fokus mengerjakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab saya, dan saya punya waktu untuk membaca artikel menarik atau mempelajari sesuatu yang baru.

Because the morning is a relatively quiet time, and because at this point of the day you have so many hours ahead of you, mornings are the best time of day to make plans. Taking this opportunity to map out your day, and your priorities can help you accomplish more in a more intentional way.

Tertarik untuk datang pagi ke kantor? Coba, yuk!

Regards,

Tari

2 thoughts on “Probably This Is Why I Love Getting to The Office Early”

  1. Mbak sy baru terdampar ke blognya mbak and it’s truuully inspiring. Suka banget sama artikel ini karena i love morning quiet time like you. Keep posting dan salam kenal mbak 😊

    1. Hi, Mbak Ayunda! Salam kenal jugaa~ Thank you so much for taking the time and commenting on my blog, it means a lot! Also, yay so glad to meet fellow morning person XD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *